Tuesday, April 21, 2015

TipsKarir.Com

TipsKarir.Com

Link to TipsKarir.Com|Contoh Surat Lamaran Kerja|Contoh CV

Cara Menjawab Soal Psikotes Angka Hilang, Berkolom dan Aritmatika

Posted: 21 Apr 2015 03:45 PM PDT

Psikotes Angka – Tes Angka berkolom merupakan bagian dari matematika psikotes yang berupa kolom berisi anka-angka. Tujuan dari tes ini untuk mengetahui daya tahan seseorang dalam menyelesaikan persoalan. Tes Angka berkolom meliputi penjumlahan, pengurangan, pola deret, penjumlahan sebagian, dan operasi hitung lainnya.

Contoh soal : Isilah titik dengan angka pada kolom yang kosong

Contoh Soal Psikotes Angka Kolom

Contoh Soal : Psikotes Angka Kolom

Pembahasan pada kolom membentuk pola +3, -5 secara mendatar. jadi, kolom yang kosong adalah 26

Isilah X dengan Mengikuti Pola di Atasnya!

Contoh Soal Psikotes Angka Berkolom 2

Contoh Soal : Psikotes Angka Berkolom 2

Pembahasan :

3+4 = 7
4 + 5 = 9
Jadi, X adalah 2+4 = 6

Psikotes Deret Angka

Tes ini merupakan kumpulan deret angka, dimana tujuan tes ini adalah mengukur kemampuan analisa kandidat/ peserta tes dalam memahami pola-pola maupun kecenderungan tertentu kedalam wujud deret angka dan memprediksikan hal-hal lain berdasarkan pola jawaban tersebut.  Psikotes ini disebut juga tes angka atau huruf. Tes ini bertujuan untuk keselarasan berpikir seseorang. Biasanya terdiri dari operasi penjumlahan, penurangan, perkalian, pembagian, kuadrat dan kombinasi dari operasi-operasi tersebut.

Contoh Penjumlahan
Tentukan dua suku berikutnya dari deret berikut
2 4 6 8 10 … …
Pembahasan :

deret angka1

Deret di atas mempunyai pola +2 dan suku berikutnya diperoleh dari angka sebelumnya +2. Jadi, dua suku berikutnya adalah 10+2=12 dan 12+2=14

Kombinasi :
Tentukan dua suku berikutnya dari deret berikut
4 10 7 8 10 6 13 4 … …

Pembahasan :

Deret angka2

Terdapat dua suku pola deret atas, yaitu :

  • Suku ganjuil : 4,7,10,13,…
  • Suku ganjil mempunyai pola +3, suku berikutnya dari angka sebelumnya +3
  • Suku genap : 10,8,6,4 ….
  • Suku ganjil mempunyai pola -2, suku berikutnya dari angka sebelumnya -2
  • Jadi dua suku berikutnya pada deret di atas ialah 13+3=16 dan 4-2=2

Psikotes Angka Hilang

Sesuai dengan namanya, berarti yang akan dicari adalah angka yang tak tampak di antara deretan baris angka-angka yang lain. Sehingga, ada kemungkinan sepuluh angka yang harus dipahami di setiap barisnya.
Contoh soal:

Angka Hilang
– Huruf Hilang
Waktu: 20 – 30 menit (10 Kolom)

Sesuai dengan namanya, berarti yang akan dicari adalah huruf yang tak tampak di antara deretan baris huruf yang lain. Huruf hilang memiliki dua jenis model, yaitu huruf kecil semua ataukah huruf kapital semua. Huruf hilang sangat berbeda dengan angka hilang karena Anda harus mampu memahami huruf-huruf sebanyak 26 huruf (a/A – z/Z).

Contoh soal Psikotes Aritmatika

1. (55+30)2
a. 7175
b. 7125
c. 7225
d. 9025
e. 8025

Jawaban C

2. 28 adalah berapa persen dari 70
a. 50
b. 40
C. 30
d. 25
e. 20

Jawaban B

3. √94×1681=
a. 2581
b. 49
c. 23

Jawaban C

4. suatu seri : 100-4-90-7-80
a. 8
b. 9
c. 10
d. 11
e. 12

Jawaban C

5. 5-7-10-12-15 seri selanjutnya
a. 13
b. 14
c. 15
d. 16
e. 17

Jawaban E

6. suatu seri : 2-4-2-4-6-4-6-8-6-8-10-8-seri selanjutnya
a. 6
b. 7
c. 8
d. 9
e. 10
f. 11

Jawaban D

7. jika x = 1/16 dan y = 16% maka:
a. x>y
b. x<y
c. x=y
d. x dan y tak dapat ditentukan
e. x2 > y

Jawaban B

8. 14berbanding 35 adalah
a. 1 berbanding 3
b. 3 berbanding 20
c. 5 berbanding 12
d. 3 berbanding 4
e. 5 berbanding 4

Jawaban C

9. 2x=64 3y=81 maka
a. X>y
b. X<y
c. X = y
d. X dan y tak bisa ditentukan
e. Xy<y

Jawaban A

Ingat-Ingat 5 Langkah Pengiriman Lamaran via Email ini!

Posted: 21 Apr 2015 03:36 PM PDT

Lamaran via Email – Berbeda dengan mengirimkan dokumen lamaran via Pos, maka cara Lamaran Kerja via Email ini kita harus men-scan berkas-berkas surat lamaran kerja terlebih dahulu sebagai kelengkapan melamar kerja selanjutnya berkas yang sudah dijadikan file elektronik tersebut kita ‘save’ dalam format pilihan JPG, PNG, DOC, PDF pada media penyimpanan seperti flashdisk, hardisk dan media penyimpan file elektronik lainya. Bila sewaktu-waktu diperlukan atau digunakan, kita akan lebih mudah upload/unggah sebagai persyaratan dalam melamar pekerjaan. Garis besarnya, berikut panduan yang bisa kita lakukan disaat mengirim Lamaran Kerja via Email :

Inat-Ingat 5 Langkah Pengiriman Lamaran via Email ini!

Kredit gambar: wolipop.detik.com

1. Mempersiapkan berkas yang akan dibuat file elektronik (di scan)

Salah satu dokumen yang umum dan wajib dipersiapkan untuk mengirim mengirim Lamaran Kerja via Email diantaranya,  Surat Lamaran Kerja, Daftar Riwayat Hidup (Curriculum Vitae), Ijazah/sertifikat yang dilegalisir, Kartu Indentitas (KTP), Pas Photo, Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Surat Keterangan Berbadan Sehat dari Dokter, Kartu Kuning (AK-1) dari dinas ketenagakerjaan.

Perlu dicatat, ketika melakukan Scan berkas usahakanlah ukuran file dokumen tidak terlalu besar, hal ini bertujuan supaya disaat mengupload file mengirim Lamaran Kerja via Email prosesnya tidak lama. Kita bisa melakukan setting lewat software scanner untuk menentukan ukuran file hasil scan. Sedangkan jika ukurannya masih dianggap besar  maka ukuran file bisa dengan menggunakan aplikasi di windows seperti Microsoft Office Picture Manager, Paint atau yang lainnya.

2. Akun Email

Bilamana kita belum mempunya akun email, kita bisa membuatnya terlebih dahulu. Ada banyak penyedia layanan email gratis yang bisa  kita manfaatkan seperti ; Yahoo, AIM, Hotmail, Gmail, GMX, Eramuslim, Telkomnet, mail, Plasa.com dan lain-lain. Dianjurkan buatlah akun email yang disesuaikan dengan nama kita untuk Lamaran Kerja via Email , agar lebih jelas, formal dan memberi kesan keseriusan.

3. Memilih Dokumen Lampiran yang Memenuhi Kualifikasi

 Tidak semua berkas Lamaran Kerja via Email ‘wajib’ kita kirimkan,  terkadang perusahaan hanya memintabeberapa  dokumen lamaran kerja saja seperti surat lamaran, ijazah dan CV (curriculum vitae). Untuk hal seperti ini kita cukup mengirim persyaratan sesuai yang diminta perusahaan, jika semakin sedikit berkas yang diupload/unggah maka prosesnya juga semakin cepat karena kapasitas beban file yang tidak terlalu besar. Tapi jika perusahaan mensyaratkan dokumen Lamaran Kerja via Email yang lengkap  maka kita bisa mengupload semua berkas lamaran yang dimiliki serta memilih sesuai dengan pengalaman keahlian yang dibutuhkan perusahaan.

Supaya lebih simple, susunlah semua berkas lamaran dalam 1 file PDF, caranya dengan memasukkan file-file tersebut dalam format microsoft office word (setidaknya versi 2007) kemudian menyimpannya (save as) sebagai file PDF, atau kita bisa memasukan file berkas lamaran menjadi dalam satu folder. Kemudian mengkompresnya menjadi sebuah file format zip atau rar. Tujuannya untuk meringkas file berukuran besar menjadi lebih kecil sehingga mudah untuk diupload dan kapasitas file dokumen menjadi lebih ringan.

4. Tujuan pengiriman serta judul email/Subject

 Saat ingin mengirim lamaran kerja via email pastikanlah bahwa alamat email tujuan sudah benar, periksa kembali dengan seksama jangan sampai surat lamaran tidak sampai atau bahkan  salah alamat. Hal yang juga perlu diperhatikan dalam mengirim lamaran kerja via email ialah judul/subject nya. Kadang dalam kiriman di inbox mail perusahaan tidak sedikit sehingga memungkinkan banyak yang belum terbaca, jika judul/ subject email yang masuk tidak jelas bisa dianggap spam atau akan diabaikan. Oleh sebab itu pemberian judul/subject menjadi sangat penting dicantumkan pada lamaran kerja via email atau kita bisa menggunakan judul subject sesuai dengan kode posisi yang anda pada iklan lowongan kerja atau nama posisi yang dilamar.

5. Menulis Cover Letter dan Menyisipkan Attachment

Walau sebagian besar yang diperlukan perusahaan ialah berkas lamaran yang berupa file elektronik tapi penulisan redaksi pengantar sebagai surat lamaran kerja (Cover Letter) juga patut kita perhatikan. Pada prinsip penulisannya gunakanlah bahasa yang baik, mudah dipahami, tidak bertele-tele serta jelas maksud tujuannya. Redaksi yang dibuat bersifat surat permohonan lamaran pekerjaan yang juga disertakan dalam lampiran file elektronik.

Jenis-Jenis Psikotes Untuk Tes Masuk Kerja

Posted: 21 Apr 2015 03:35 PM PDT

Jenis Psikotes – Ada berbagai jenis yang lazim digunakan dalam psikotes kerja, jenis-jenis ini bisa dianggap mewakili dan sabagai alat ukur yang masih relevan dalam mengukur berbagai karakteristik individu untuk ditempatkan sesuai posisi yang diperlukan.

Tes Intelegence Question (IQ)

Biasanya jenis contoh soal dalam bentuk psikotes kerja ini melibatkan serangkaian soal matematika dalam istilah tesnya tes verbal atau non verbal. Angka juga bahasa merupakan bagian dari tes ini. Jika kandidat senang dengan hitungan maka akan membantu ketika menjawabnya. Namun tes IQ memang dibuat standar agar bisa dilakukan setiap orang.

Jenis-Jenis Psikotes Untuk Tes Masuk Kerja

Kredit gambar: dunia.news.viva.co.id

Beberapa macam bentuk Tes Intelektual :

  • CFIT (Culture Fair Intelegence Test) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengungkap kemampuan mental umum
  • TIU (Tes Intelegensi Umum) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengungkap kemampuan mental umum
  • TKD (Tes Kemampuan Dasar) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengukur kemampuan dasar individu
  • AA (Army Alpha) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang
  • ADKUDAG (Administrasi dan Keuangan) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan
  • IST (Tes Inteligensi) : Psikotes kerja ini mencakup dari 9 subtes didasarkan pada anggapan bahwa struktur intelegensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu

Tes Kepribadian

Di dalam tes ini mencakup serangkaian pertanyaan mengenai berbagai pilihan dilema dalam pekerjaan, seperti bagaimana menghadapi konflik, bagaimana bekerja sama serta bagaimana solusi jika menghadapi suatu kebimbangan (pilihan). Dari sini dapat diukur dan dikaji, seberapa jauh kemampuan kandidat bekerja dalam tim dan bekerja secara personal apakah kandidat termasuk orang yang memiliki karakteristik mudah adaptasi atau individual.

Berbagai macam Tes Kepribadian :

  • EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengukur kepribadian kandidat yang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor) atau motif seseorang
  • DAM & BAUM ( Draw A Man Tes / Tes Gambar Orang) : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan serta ketahanan kerja
  • WARTEGG TEST : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek.
  • TES PAULI  :Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaian, ketekunan, konsistensi, kendali diri)
  • KRAEPLIEN TEST : Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengungkap ketelitian, kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja
  • RM (The Rothwell Miller) :Psikotes kerja yang bertujuan untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan tertentu
  • PAPI Kostick : Psikotes kerja yang bertujuan untuk menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need maupun role tertentu, tinggi rendahnya need ataupun role tertentu yang mempunyai arti lebih spesifik. Konfigurasi yang diperoleh ialah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need maupun role, serta dibandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan sistem kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.

Tes Kemampuan

Pada jenis psikotes kerja ini kandidat akan diuji serangkaian tugas di bawah tekanan tinggi, sekaligus mengukur daya tahannya. Biasanya tes kemampuan ini mengkondisikan kandidat dalam suasana penuh tekanan tetapi harus menyelesaikan soal dengan cepat. Bisa bentuknya angka maupun permainana kata-kata tapi pula  dalam bentuk berupa grafik serta bentuk-bentuk tiga dimensi.

Tes Kreatifitas

Biasanya kandidat akan diminta menulis dan menggambarkan sesuatu. Pada salah satu tes diminta melanjutkan gambar dari enam kotak yang sudah ada. Lanjutkan dengan ilustrasi yang baik semaksimal mungkin. Satu lagi tes final biasanya kandidat diminta menggambar.

Cara Gambar Pohon Nangka Dalam Psikotes

Posted: 21 Apr 2015 03:14 PM PDT

Pohon Nangka Dalam Psikotes – Lazimnya di setiap seleksi masuk kerja baik itu di perusahaan, bank atau di cpns, biasanya ada psikotes untuk menggambar suatu objek (House, Tree, Person Draw) atau yang sering disebut paikotes HTP. Dalam hal ini Anda bisa berupa pohon yang berkayu, manusia yang sedang melakukan aktifitas atau gambar rumah. berikut tips dan apa yang sebaiknya dilakukan pada saat anda mengikuti test menggambar pohon, rumah maupun manusia.

Cara Gambar Pohon Nangka Dalam Psikotes

Kredit gambar: ppnisardjito.blogspot.com

Disaat pelaksanaan Biasanya akan ada perintah dari Hrd, atau lembaga konsultan psikolog yakni Gambarlah pohon yang mempunyai kayu atau berkayu.  dan biasanya ada perintah awal yaitu gambar pohon yang boleh digambar dan gambar pohon yang tidak boleh di gambar. Contoh gambar pohon yang tidak boleh digambar adalah : gambar pohon beringin, pohon kelap, pohon pisang. pohon bambu. Sedang pohon yang boleh digambar seperti pohon mangga atau  atau Pohon Nangka Dalam Psikotes. Mengapa pohon nangka? karena pohon tersebut mewakili jenis tanaman dicotyl/ berkambium .

Kunci dalam psikotes menggambar bukanlah pada hasil gambar yang bagus tapi berhubungan dengan kelengkapan dan ketelitian. Selain itu, bukan kepintaran Anda menggambar melainkan seberapa jauh anda mempunyai permikiran terhadap sesusatu hal apakan bisa menyeluruh apa tidak. Sebaiknya dalam tes menggambar ini, anda mengambar tanaman atau pohon kayu yang mempunyai ranting , buah. daun banyak, atau bunga dan akar. Pada setiap tes menggambar pohon yang dan tentunya bagi para pembaca sudah mempunyai gambaran , kira-kira pohon apa yang akan anda gambar, bantuan soal psikotes untuk mengambar pohon yaitu, anda bisa menggambar pohon nangka, mangga, durian, jambu, dll, ini semua tergantung dari selera anda, yang dirasa gambar pohon mana yang mudah untuk digambar.

Untuk tips Pohon Nangka Dalam Psikotes, saat menjalani tes biasanya anda akan diberi kertas ukuran A4 putih pada lembar kertas putih tersebut anda disuruh untuk menggambar pohon dan memberi judul atau nama pohon apa yang anda gambar, semisal pohon nangka, tulisa jasa nama pohonnya pohon nangka, disamping itu juga ada soal psikotes matematika , dari beberapa soal tersebut adalah digunakan untuk menilai iq dan eq dari peserta tes psikotes tersebut. Dibawah ini ada gambar sketsa pohon yang siapa tau bisa memberi gambaran kepada anda, mengenai psikotes menggambar ini.

No comments:

Post a Comment